Diajari Membuat Cireng Sama Ibu Ku

Tadi siang setelah shalat Zuhur, aku minta sama ibu untuk diajari membuat salah satu gorengan kesukaanku yaitu Cireng. Gorengan khas Sunda ini rasanya enak, kenyal-kenyal gitu. Bikin nagih. 😀

Kata ibu Cireng berasal dari kata aci goreng. Tadinya ibu sudah menyiapkan daun bawang sebagai campuran selain bumbu penyedap. Tapi aku tidak suka, baunya nggak enak. Terpaksa irisan daun bawang tadi tidak jadi dicampurkan, jadi cuma pakai bumbu penyedap saja.

dikasih air, diaduk terus dibentuk

dikasih air, diaduk terus dibentuk

Setelah tepung aci dimasukkan ke wadah, ibu memberikan sedikit air panas kemudian diuleni sebentar terus ditambah tepung lagi diaduk sampai merata lalu diuleni lagi. Setelah itu baru aku yang membentuk jadi bola-bola kemudian dipipihkan lalu taruh di wadah.

setelah dingin baru digoreng

setelah dingin baru digoreng

Setelah adonan yang dipipihkan tadi dingin, kemudian ibu menyiapkan penggorengan dan menyalakan kompor (aku belum bisa untuk yang ini, masih takut 😛 ).

sudah siap disantap

sudah siap disantap

Tidak menunggu lama, Cireng ala Chelia dan Ibu tercinta siap disantap. Kapan-kapan aku mau minta diajari bikin cireng isi ah. Kayaknya lebih sedap. Terima kasih Ibu. ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s