Membantu Ibu Membuat Kue Bolu Kukus Cappuccino

Beberapa hari yang lalu (baru sempat posting hari ini) aku minta sama ibu untuk dibuatkan kue bolu. Ibu ngecek ke dapur dulu, apakah masih ada stok tepung terigu. Alhamdulillah masih ada sisa, meskipun tidak banyak tapi kata ibu masih cukup untuk bikin kue. Ibu mengambil beberapa butir telur, dipecahkan dan ditaruh diwadah plastik menambahnya dengan beberapa sendok mentega dan gula pasir. Kemudian aku disuruh membantunya mengaduk adonan tadi dengan mixer yang sudah disiapkan sama ibu.

capek dengan tangan kanan pindah tangan kiri

capek dengan tangan kanan pindah tangan kiri

Pertama aku memegang mixer dengan 2 tangan, terus ibu mengajariku yang satu memegang mixer tangan yang satu lagi memegang wadah. Agak berat, dan aku mulai terbiasa. Mengaduk adonannya lumayan lama menurutku sampai tanganku terasa pegal, kemudian aku pindah megangin dengan tangan kiri. Aku matikan dulu baru pindah tangan, takut belepotan. Setelah itu baru ibu menambahkan sedikit demi sedikit tepung terigu sama kopi cappuccino yang dibeli bapak diwarung sebelah.

dituang, dikukus dan siap disantap

dituang, dikukus dan siap disantap

Setelah selesai, ibu menuangkan adonan kecetakan kue yang sebelumnya sudah diolesi minyak sayur, baru kemudian dikukus. Setelah menunggu beberapa lama (nggak tahu berapa menit, agak lama pokoknya) ibu mengecek apakah sudah matang atu belum, dan ternyata sudah. Lalu ibu mematikan kompor, mengangkat kue dan menaruhnya di piring ceper terus langsung dipotong-potong supaya cepat dingin. Bismillah, langsung disantap bersama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s