Spork, Sendok Yang Bisa Juga Dipakai Buat Garpu

Tadi aku iseng-iseng berselancar ditemani bapak mencari gambar sendok unik ke tempat mbah Gugel. Banyak banget sendok uniknya, mulai dari yang berbentuk ikan, ada yang di ukir dan ada juga yang terbuat dari kayu. Aku melihat ada satu gambar sendok unik, sendok sekaligus garpu yang sedang digunakan untuk makan mie instant. Saat aku klik kanan (open link in new tab) gambarnya, ternyata mengarahkan ke situs (yang kata bapak forum terbesar di Indonesia) KASKUS. Aku nggak tahu apa itu forum. 😛

gambar dari kaskus

gambar dari kaskus

Di artikel itu ditulis bahwa sendok sekaligus garpu tadi namanya Spork, singkatan dari Spoon (sendok) dan Fork (garpu). Alat ini adalah produk hasil karya Masami Takahashi, seorang pengusaha ramen di Sugakiya, Jepang. Dia membuat sebuah inovasi dimana kita bisa menikmati mie kuah tanpa Continue reading

Uniknya Ikan Badut, Dari Jantan Berubah Menjadi Betina

Masih ingat dengan film Finding Nemo? lucu ya filmnya. Nemo adalah seekor ikan giru namun lebih dikenal dengan sebutan ikan badut atau Clown Fish.

Dapat artikel (aslinya panjang, ini sudah aku ringkas) lagi dari majalah sobek, eh bekas untuk aku bagikan disini, mudah-mudahan bermanfaat. Meskipun namanya badut, ikan ini sangat cantik. Garis putih yang melintang di punggungnya merupakan ciri khas ikan ini. Warna tubuhnya bermacam-macam, ada merah, hitam, kuning dan yang paling terkenal adalah warna oranye.

dari wikipedia

dari wikipedia

Ikan badut banyak terdapat di Laut Merah, Samudera Hindia dan laut di sekitar Australia. Karena Indonesia berada di Samudera Hindia, ikan badut juga ditemukan di laut-laut Indonesia, seperti di Kalimantan, Nusa Tenggara, dan lain-lain. Ikan badut hidup di dasar laut yang terdapat banyak anemon. Anemon adalah binatang laut yang bentuknya seperti rumput laut. Anemon memiliki banyak tentakel yang mengandung racun yang digunakan untuk membunuh ikan kemudian Continue reading

Fakta Keren Tentang Sumatera (6)

Tempat wisata selalu menawarkan hal yang unik, daya tarik paling kuat adalah jika ciri khas tersebut tidak dimiliki oleh tempat wisata lain. Terletak di Desa Rimbo Pengadang, Bengkulu, ada sumber air panas yang memiliki beberapa telaga dengan warna yang berbeda-beda diantaranya biru, merah, putih, abu-abu kuning, coklat dan hitam. Warna-warna telaga ini diperkirakan merupakan pancaran dari warna dasar telaga.

salah satu telaga tujuh warna

salah satu telaga tujuh warna

Tempat wisata ini dapat ditempuh sekitar 35 Km dari kota Curup menuju Muara Aman tepatnya di daerah Sumber Bening, Desa Rimbo Pengadang. Dari simpang jalan  di Sumber Bening ini dilanjutkan perjalanan selama 6 Km. Namun sulitnya akses dan lamanya waktu perjalanan dihibur dengan pemandangan ladang penduduk, hijaunya hutan hujan tropis, beberapa mata air kecil dan Continue reading

Festival of Nations, Penampilan Budaya Asia Afrika Di Bandung

Hari ini jadi melihat Festival Budaya Asia Afrika di Dago. Sebenarnya acara sudah dimulai dari jam 10 pagi, tapi ibu mengajakku berangkat selepas Zuhur. Seperti kemarin, hari ini aku ke acara festival cuma sama ibu, lagi pengen naik angkot. 😀

Turun di pertigaan Kebun Binatang Bandung kemudian berjalan lewat ITB ke arah jalan Dago. Sampai di pertigaan pintu masuk RS Santo Borromeus, ternyata tidak semua jalan Dago dipakai untuk festival, hanya dari pertigaan pintu masuk RS Santo Borromeus sampai bawah jembatan layang Pasupati yang dipakai untuk acara.

festival of nations

festival of nations

Masuk lewat gapura kulturasun kemudian menuju ke panggung depan SMA 1. Di depan panggung sudah banyak yang nonton, terpaksa aku nonton tarian dari samping. Ada tarian dari Kamboja, Aceh, Palembang, Barongsai, India dan juga Continue reading

Asian African Parade. Festival, Pawai Musik Dan Kostum Di Bandung

Masih capek banget, baru pulang dari acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (PKAA) festival dan pawai musik dan kostum di jalan Asia Afrika Bandung. Hari ini para delegasi berparade sejauh 1,5 kilometer dengan alunan musik perkusi sambil memamerkan kostum. Tadi aku dan ibu berangkat kesana habis Zuhur, sampai dilokasi sudah penuh dengan warga yang mau menonton. Aku bisa merangsek ke depan, sementara ibu nggak bisa, jadi dokumentasi foto tidak lengkap.

penuh sesak, jadi lautan manusia

penuh sesak, jadi lautan manusia

Setelah parade selesai, lanjut jalan-jalan ke Cikapundung dan Braga. Foto-foto seadanya melihat suasana baru yang berbeda. Sudah lama nggak lewat sini, semuanya Continue reading

Menginjak Rumput Sintetis Di Alun-alun Bandung

Hari ini belajar di rumah (libur lagi), besok juga. Kelas kami mau dipakai oleh kakak kelas 6 (lagi). Tidak lupa, ibu Yuli memberi tugas untuk dikumpulkan hari senin.

Ngomongin soal libur, aku jadi ingat waktu awal tahun kemarin, tepatnya hari sabtu tgl 10 Januari 2015. Waktu itu adalah hari terakhir libur semester pertama sebelum aku masuk sekolah lagi hari senin. Pagi itu aku sudah mandi duluan, padahal kalau libur biasanya malas-malasan untuk mandi. Malam sebelumnya aku dan ibu mengajak bapak untuk pergi ke alun-alun Bandung.

panas sih, tapi senang

panas sih, tapi senang

Selama di Bandung memang belum pernah main kesana. Padahal sering main ke King Plaza Bandung. Dari dulu bapak memang nggak mau, alasannya karena banyak PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada disana. Setelah pak walikota Ridwan Kamil merenovasi alun-alun Bandung, pemandangan yang dulu kelihatan semrawut sekarang jadi Continue reading

Fakta Keren Tentang Sumatera (5)

Ada yang pernah makan Pagit-pagit atau Terites? namanya asing ya, tapi tidak untuk masyarakat Karo di Sumatera Utara.

Terites adalah jenis kuliner yang berbentuk sup dan kuah berwarna coklat (biasa juga disebut soto karo) karena berbahan dasar isi perut (rumput yang separuh dicerna) sapi sebelum mengalami proses pemamahbiakan selanjutnya. Bahan tersebut (kaldu isi perut) kemudian ditambahkan bumbu rempah, daging dan daun singkong.

pagit-pagit, terites atau soto karo

pagit-pagit, terites atau soto karo

Terites bisa di bilang kuliner spesial, bukan hanya karena bahan yang di gunakan tetapi juga karena terites hanya di sajikan waktu acara tertentu, saat pesta besar seperti Merdang Merdem (Pesta Panen Tahunan) atau membuat rumah baru. Walaupun masakan ini terasa aneh, ternyata makanan ini di percaya bisa menyembuhkan Continue reading