Menginjak Rumput Sintetis Di Alun-alun Bandung

Hari ini belajar di rumah (libur lagi), besok juga. Kelas kami mau dipakai oleh kakak kelas 6 (lagi). Tidak lupa, ibu Yuli memberi tugas untuk dikumpulkan hari senin.

Ngomongin soal libur, aku jadi ingat waktu awal tahun kemarin, tepatnya hari sabtu tgl 10 Januari 2015. Waktu itu adalah hari terakhir libur semester pertama sebelum aku masuk sekolah lagi hari senin. Pagi itu aku sudah mandi duluan, padahal kalau libur biasanya malas-malasan untuk mandi. Malam sebelumnya aku dan ibu mengajak bapak untuk pergi ke alun-alun Bandung.

panas sih, tapi senang

panas sih, tapi senang

Selama di Bandung memang belum pernah main kesana. Padahal sering main ke King Plaza Bandung. Dari dulu bapak memang nggak mau, alasannya karena banyak PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada disana. Setelah pak walikota Ridwan Kamil merenovasi alun-alun Bandung, pemandangan yang dulu kelihatan semrawut sekarang jadi enak dipandang. Aku jadi tahu rumput sintetis itu kayak apa. 😛

Sampai disana belum ada jam 9 pagi, tapi sudah banyak yang datang. Banyak banget yang foto selfie. Aku mencopot sendal dan menginjak rumput sintetis, rasanya empuk dan sedikit panas, mungkin karena terik matahari. Aku pakai sendal lagi dan lari kesana kemari, rumputnya empuk dan bersih. Seneng banget. 😆

Alun-alun Bandung menjadi magnet wisata baru di kota Bandung. Kapan ya kesana lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s