Menunggu Ibu Rawat Inap Di Rumah Bersalin

Hari sabtu tgl 30 Mei 2015, ibu terpaksa harus rawat inap. Kondisi ibu lemah karena kurangnya cairan gara-gara mual dan muntah terus. Sebelumnya aku tidak tahu kalau ibu mau rawat inap, soalnya pagi hari saat aku mau berangkat sekolah ibu masih tiduran di kasur. Kata bapak, setelah mengantar aku ke sekolah kemudian bapak mengantar ibu untuk periksa ke Rumah Bersalin di daerah Gerlong Hilir. Katanya sampai disana tidak ada dokter yang praktek (jadwal senin sampai jumat), sementara bidan yang biasa menangani juga kebetulan sedang keluar kota. Jadinya pagi hari itu cuma daftar, ngecek tekanan darah (tensi), timbang badan dan dicek seadanya sama suster jaga. Dan disuruh datang lagi habis maghrib, katanya bidan yang bisa membantu dijadwalkan sudah datang dari luar kota.

sudah ditambah obat anti mual

sudah ditambah obat anti mual

Setelah isya kita berangkat ke Rumah Bersalin untuk mengantar ibu agar mendapat perawatan secepatnya. Karena pagi sudah daftar dan dicek, sampai disana langsung diarahkan ke ruang istirahat dengan kelas yang dipilih sama bapak (yang murah 😀 ). Kemudian di cek lagi Continue reading