Sarapan Pagi Ini, Tahu Kupat Ala (Chef Ibu) Temanggung

Pagi ini bapak sudah sibuk membantu ibu di dapur untuk membuat sarapan. Seperti biasa aku membantu memberi semangat saja saat bapak menghaluskan kacang tanah yang sudah digoreng menggunakan ulekan di cobek kecil. Sebenarnya ibu tadi menyuruh bapak menghaluskan kacang menggunakan blender biar cepat, tapi bapak memilih menggunakan ulekan saja. Sedangkan ibu sibuk memotong tahu putih untuk digoreng dan memasak air untuk merendam touge (kecambah kacang hijau) dan sayur kol yang sudah dipotong-potong.

di uleg, di potong, di rendam

di uleg, di potong, di rendam

Setelah selesai menghaluskan kacang goreng, bapak kemudian menghaluskan bumbu. Bumbu yang dihaluskan adalah cabai merah, bawang putih, gula aren dan sedikit garam. Setelah bumbu halus kemudian dicampur dengan kacang goreng yang sudah dihaluskan tadi. Setelah itu ditaruh di mangkok lalu disiram dengan Continue reading

Diajari Membuat Cireng Sama Ibu Ku

Tadi siang setelah shalat Zuhur, aku minta sama ibu untuk diajari membuat salah satu gorengan kesukaanku yaitu Cireng. Gorengan khas Sunda ini rasanya enak, kenyal-kenyal gitu. Bikin nagih. 😀

Kata ibu Cireng berasal dari kata aci goreng. Tadinya ibu sudah menyiapkan daun bawang sebagai campuran selain bumbu penyedap. Tapi aku tidak suka, baunya nggak enak. Terpaksa irisan daun bawang tadi tidak jadi dicampurkan, jadi cuma pakai bumbu penyedap saja.

dikasih air, diaduk terus dibentuk

dikasih air, diaduk terus dibentuk

Setelah tepung aci dimasukkan ke wadah, ibu memberikan Continue reading