Fakta Keren Tentang Sumatera (2)

Ada yang pernah makan Kue Delapan Jam? Kalau aku belum pernah (siapa yang nanya? 😛 ). Kue Delapan Jam merupakan kue tradisional asli kota Palembang dan merupakan kekayaan kuliner yang masih dilestarikan oleh masyarakat di daerah Sumatera Selatan. Meskipun begitu tidak mudah menemukan kue ini sehari-hari. Dari namanya yang unik dapat dijelaskan bahwa delapan jam merupakan waktu yang digunakan untuk membuatnya.

Kue tradisional ini pada mulanya hanya bisa dan boleh di sajikan untuk kalangan bangsawan. Tidak ada yang boleh menikmati kue yang enak ini bagi kalangan masyarakat biasa. Namun berbeda pada saat ini karena kue yang legit dan nikmat ini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat meskipun tidak setiap hari bisa ditemukan bebas di pasaran semua itu karena proses membuatnya memakan waktu lama.

kue delapan jam

kue delapan jam

Untuk menikmati kue tradisional yang lezat ini kalian bisa meluangkan waktu ke Palembang saat perayaan imlek atau hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan acara-acara penting yang lain atau acara adat di daerah setempat. Namun Continue reading

Advertisements

Membeli Pensil Dermatograph Di Toserba Swalayan

Kemarin malam, selepas shalat isya aku mengajak ibu dan bapak untuk pergi ke Toserba Swalayan di jalan Setiabudi. Ternyata bapak dan ibu memang berencana untuk ke Toserba. Ibu mau membeli sabun cuci dan gula pasir, sementara bapak mau membeli filter gantung atau hanging filter untuk akuariumku. Aku sendiri mau membeli pensil dermatograph.

Setelah sampai di toserba, aku menuju ketempat penitipan barang untuk menitipkan jaket. Kemudian menyusul ibu yang sudah duluan masuk sambil membawa keranjang belanja diikuti bapak. Sementara ibu ke lantai 2 untuk membeli yang sudah ibu catat, aku dan bapak ke lantai dasar untuk mencari filter akuarium. Setelah mencari dan bertanya kepada petugas yang disitu, ternyata filter akuarium yang bapak maksud tidak ada, tinggal yang biasa seperti dirumah.

baca aja belinya kapan-kapan

baca aja belinya kapan-kapan

Karena yang dicari nggak ada, aku dan bapak kemudian menyusul ibu ke lantai 2. Cuma mau ngomong sama ibu kalau aku dan bapak mau ke lantai 3 ke tempat alat-alat tulis untuk Continue reading

Minggu Pagi, Diajak Ibu Belanja Sayur Ke Punclut

Semalam sudah direncanakan, kalau pagi ini aku, bapak dan ibu mau ke Punclut. Pasar Punclut adanya tiap hari minggu, sama kayak di Monumen Gasibu. Perjalanan dari tempatku ke Punclut sekitar 15 menit dengan mengendarai sepeda motor. Setelah sampai di RS SALAMUN, kok malah ke Rumah Sakit? iya, bapak nitip motor diparkiran rumah sakit. 😀

mulai ramai

mulai ramai, aku yang pakai kerudung pink

Kemudian kami berjalan ke arah orang-orang yang sudah banyak berlalu-lalang disitu. Ada yang baru datang seperti aku dan banyak juga yang sudah mau pulang dengan Continue reading