Festival of Nations, Penampilan Budaya Asia Afrika Di Bandung

Hari ini jadi melihat Festival Budaya Asia Afrika di Dago. Sebenarnya acara sudah dimulai dari jam 10 pagi, tapi ibu mengajakku berangkat selepas Zuhur. Seperti kemarin, hari ini aku ke acara festival cuma sama ibu, lagi pengen naik angkot. 😀

Turun di pertigaan Kebun Binatang Bandung kemudian berjalan lewat ITB ke arah jalan Dago. Sampai di pertigaan pintu masuk RS Santo Borromeus, ternyata tidak semua jalan Dago dipakai untuk festival, hanya dari pertigaan pintu masuk RS Santo Borromeus sampai bawah jembatan layang Pasupati yang dipakai untuk acara.

festival of nations

festival of nations

Masuk lewat gapura kulturasun kemudian menuju ke panggung depan SMA 1. Di depan panggung sudah banyak yang nonton, terpaksa aku nonton tarian dari samping. Ada tarian dari Kamboja, Aceh, Palembang, Barongsai, India dan juga Continue reading

Advertisements

Asian African Parade. Festival, Pawai Musik Dan Kostum Di Bandung

Masih capek banget, baru pulang dari acara Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (PKAA) festival dan pawai musik dan kostum di jalan Asia Afrika Bandung. Hari ini para delegasi berparade sejauh 1,5 kilometer dengan alunan musik perkusi sambil memamerkan kostum. Tadi aku dan ibu berangkat kesana habis Zuhur, sampai dilokasi sudah penuh dengan warga yang mau menonton. Aku bisa merangsek ke depan, sementara ibu nggak bisa, jadi dokumentasi foto tidak lengkap.

penuh sesak, jadi lautan manusia

penuh sesak, jadi lautan manusia

Setelah parade selesai, lanjut jalan-jalan ke Cikapundung dan Braga. Foto-foto seadanya melihat suasana baru yang berbeda. Sudah lama nggak lewat sini, semuanya Continue reading

Bermain Ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Saat tadi buka-buka file foto di hape bapak, aku lihat ada foto waktu kita (aku, ibu dan bapak) dulu pergi ke tahuradjuanda (Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda). Aku meminta bapak untuk menyalinnya di komputer agar bisa dilihat dengan jelas. Hape bapak kan layarnya kecil. 😛

Sebenarnya ini sudah lama, waktu itu aku masih kelas 1 dan ini pertama kalinya aku ke tahuradjuanda, begitu juga dengan bapak dan ibu. Saat itu hari minggu, kita kesana pagi hari. Perjalanan lumayan jauh dan menanjak, mungkin sekitar 1 jam lebih, soalnya kita mampir dulu di mini market untuk membeli minum dan cemilan sekalian istirahat. Sampai disana sudah terlihat ramai, mungkin karena hari minggu. Setelah membeli karcis masuk kemudian mencari tempat parkir (karcis sudah termasuk biaya parkir), lalu masuk ke hutan lewat jalan setapak yang bagus, kiri kanan menjulang tinggi pohon-pohon pinus, udaranya sejuk banget.

peta obyek tahura dan hutan pinus

peta obyek tahura dan hutan pinus

Lanjut berjalan menuruni anak tangga, terus lurus kita disambut sama bapak-bapak yang menyewakan senter untuk masuk ke gua Jepang. Karena kita cuma bertiga, cukup menyewa 1 senter saja kemudian bergabung dengan rombongan dari Continue reading