Membuat Kue Apem Pandan Bersama Ibu

Hari minggu sore tgl 24 April kemarin, pak’e (kakek), mak’e (nenek) dan mbah buyut (ibu mak’e) lagi pada ngumpul nungguin adik Rafif yang lagi ngoceh cerewet di kasur lantai. Seneng banget kayaknya ditungguin rame-rame. Tapi…ada satu yang kurang, yaitu kudapan buat teman ngobrol dan senam mulut. Aku kemudian meminta ibu untuk membuatkan kue apem, mumpung lagi pada ngumpul bisa dinikmati bareng-bareng.

Aku membantu ibu ke dapur untuk menyiapkan bahan-bahannya. Ibu mengambil baskom, kemudian menaruh tepung terigu dan tepung beras (takarannya asal 😀 ) lalu aku diminta untuk mencampurnya. Sementara itu, ibu menyiapkan santan dan menuangkan ke baskom yang sudah ada tepungnya tadi. Menambahkan beberapa sendok gula pasir, sedikit garam dan  essen pandan. Aduk terus sampai rata.

kue apem pandan buatan aku dan ibu :D

kue apem pandan buatan aku dan ibu

Ibu menyiapkan wajan cetakan kue apem diatas kompor, mengolesinya dengan sedikit minyak goreng supaya tidak lengket, dan menyalakan kompor dengan api kecil. Menunggu sebentar agar cetakan panas baru kemudian menuangkan adonan kue apem lalu menutupnya dengan tutup panci. Sesekali dibuka untuk mengecek kematangan kue apemnya, dengan tanda adanya rongga-rongga udara (lubang-lubang kecil kayak di kue surabi), baru kemudian diangkat dengan sendok dan menaruhnya di piring. Setelah melihat yang ibu lakukan, aku mencoba untuk mempraktekannya. Ternyata tidak sulit.

Tiga kali cetakan dan adonan pun habis. Saatnya dinikmati bersama. Yummy.

Advertisements

Bolu Kukus Manisan Buah Cherry

Sore tadi aku melihat ibu lagi sibuk di dapur. Saat aku tanya, katanya ibu lagi mau membuat kue dengan manisan buah cherry yang tinggal sedikit. Aku langsung bersemangat untuk membantu membuat kue. Aku membantu mengiris manisan buah cherry yang tinggal 5 buah lagi. Saat aku icip, rasanya manis banget.

Setelah menggelar tikar di lantai, ibu kemudian memecahkan 4 butir telur di wadah plastik dan menambahkan beberapa sendok makan gula pasir. Lalu aku diminta untuk membantu mengaduk telur dengan mixer sampai mengembang.

telurnya di mixer dulu

telurnya di mixer dulu

Kemudian ibu meminta aku untuk memasukkan sedikit demi sedikit tepung terigu yang sudah disiapkan di mangkok, sedangkan ibu menggantikan aku memegang mixer. Setelah dirasa cukup, ibu menambahkan sedikit pasta warna merah, mengaduknya menggunakan spatula dan menuangkannya di cetakan yang Continue reading

Membeli Pensil Dermatograph Di Toserba Swalayan

Kemarin malam, selepas shalat isya aku mengajak ibu dan bapak untuk pergi ke Toserba Swalayan di jalan Setiabudi. Ternyata bapak dan ibu memang berencana untuk ke Toserba. Ibu mau membeli sabun cuci dan gula pasir, sementara bapak mau membeli filter gantung atau hanging filter untuk akuariumku. Aku sendiri mau membeli pensil dermatograph.

Setelah sampai di toserba, aku menuju ketempat penitipan barang untuk menitipkan jaket. Kemudian menyusul ibu yang sudah duluan masuk sambil membawa keranjang belanja diikuti bapak. Sementara ibu ke lantai 2 untuk membeli yang sudah ibu catat, aku dan bapak ke lantai dasar untuk mencari filter akuarium. Setelah mencari dan bertanya kepada petugas yang disitu, ternyata filter akuarium yang bapak maksud tidak ada, tinggal yang biasa seperti dirumah.

baca aja belinya kapan-kapan

baca aja belinya kapan-kapan

Karena yang dicari nggak ada, aku dan bapak kemudian menyusul ibu ke lantai 2. Cuma mau ngomong sama ibu kalau aku dan bapak mau ke lantai 3 ke tempat alat-alat tulis untuk Continue reading

Membantu Ibu Membuat Kue Bolu Kukus Cappuccino

Beberapa hari yang lalu (baru sempat posting hari ini) aku minta sama ibu untuk dibuatkan kue bolu. Ibu ngecek ke dapur dulu, apakah masih ada stok tepung terigu. Alhamdulillah masih ada sisa, meskipun tidak banyak tapi kata ibu masih cukup untuk bikin kue. Ibu mengambil beberapa butir telur, dipecahkan dan ditaruh diwadah plastik menambahnya dengan beberapa sendok mentega dan gula pasir. Kemudian aku disuruh membantunya mengaduk adonan tadi dengan mixer yang sudah disiapkan sama ibu.

capek dengan tangan kanan pindah tangan kiri

capek dengan tangan kanan pindah tangan kiri

Pertama aku memegang mixer dengan 2 tangan, terus ibu mengajariku yang satu memegang mixer tangan yang satu lagi memegang wadah. Agak berat, dan aku mulai terbiasa. Mengaduk adonannya lumayan lama menurutku sampai Continue reading

Misro, Eh…Cemplon. Bola-Bola Manis Buatan Ibu Untuk Sarapan Pagi Ini

Kemarin ibu ke pasar membeli singkong, tapi tidak langsung dimasak. Baru pagi ini ibu akan memasaknya menjadi Misro, eh…Cemplon. Mungkin di setiap daerah namanya berbeda-beda, walaupun bentuk dan isinya sama. Aku juga pernah lihat di acara TV ada yang di isi selai nanas.

setelah dikupas siap diparut

setelah dikupas siap diparut

Ibu minta tolong sama bapak untuk mengupas dan mencuci singkong. Setelah dicuci bersih, ibu menempatkan diwadah untuk Continue reading