Ternyata rasa mual yang ibu alami bukan karena sakit maag

Selama seminggu terakhir ini blog kosong melompong. Maklum, karena seminggu terakhir ini aku dan bapak lagi (sibuk) saling membantu untuk mengurus ibu yang sering mual dan (maaf) muntah. Sampai-sampai untuk masak pun bapak yang melakukan, (walaupun kadang-kadang lauknya beli) sementara nasinya bapak menanak sendiri di rice cooker.

Rasa mual yang ibu alami tidak mengenal waktu. Kadang pagi sebelum aku berangkat sekolah, siang juga dan kalau malam lebih sering. Bahkan kata bapak, karena rasa mual yang dialami itu, ibu sampai kurang tidur. Baru tidur sekejap trus mualnya kambuh akhirnya nggak bisa tidur lagi.

Ternyata rasa mual yang dialami ibu (yang aku ceritakan minggu lalu) bukan karena sakit maag. Tapi karena ibu sedang mengandung alias hamil. Senang sekali rasanya, aku mau punya adik yang bisa aku ajak bermain. Kata bapak usia kehamilan ibu saat ini ± 9 minggu (sekitar 2 bulan lebih). Sebenarnya ibu sempat rawat inap di Rumah Bersalin, insyaallah besok (di artikel selanjutnya) aku ceritakan. Karena kurangnya asupan makanan dan minuman yang masuk ke perut ibu.

Mohon doanya ya semua, agar ibu dan adik ku selalu diberi kesehatan dan semoga semuanya berjalan dengan lancar. Aamiin.

Fakta Keren Tentang Sumatera (2)

Ada yang pernah makan Kue Delapan Jam? Kalau aku belum pernah (siapa yang nanya? 😛 ). Kue Delapan Jam merupakan kue tradisional asli kota Palembang dan merupakan kekayaan kuliner yang masih dilestarikan oleh masyarakat di daerah Sumatera Selatan. Meskipun begitu tidak mudah menemukan kue ini sehari-hari. Dari namanya yang unik dapat dijelaskan bahwa delapan jam merupakan waktu yang digunakan untuk membuatnya.

Kue tradisional ini pada mulanya hanya bisa dan boleh di sajikan untuk kalangan bangsawan. Tidak ada yang boleh menikmati kue yang enak ini bagi kalangan masyarakat biasa. Namun berbeda pada saat ini karena kue yang legit dan nikmat ini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat meskipun tidak setiap hari bisa ditemukan bebas di pasaran semua itu karena proses membuatnya memakan waktu lama.

kue delapan jam

kue delapan jam

Untuk menikmati kue tradisional yang lezat ini kalian bisa meluangkan waktu ke Palembang saat perayaan imlek atau hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan acara-acara penting yang lain atau acara adat di daerah setempat. Namun Continue reading

Si Melon 3Kg Naik Lagi

Hari ini bapak beli si melon alias LPG 3kg (orang-orang sini menyebutnya Gas 3 kilo), katanya buat cadangan. Soalnya kalau nggak punya cadangan suka repot, sering kosong, baik di agen, toko seberang jalan maupun di mini market. Hari ini harganya naik seribu rupiah.

melon 3kg naik seribu

melon 3kg naik seribu

Dulu pernah, waktu ibu mau bikin tahu dan tempe bacem kompornya cuma nyala sebentar, gasnya habis. Bapak pergi beli gas ke agen ternyata kosong, ke toko seberang jalan yang harganya lebih mahal ternyata juga kosong, kemudian ke Continue reading

Diajari Membuat Cireng Sama Ibu Ku

Tadi siang setelah shalat Zuhur, aku minta sama ibu untuk diajari membuat salah satu gorengan kesukaanku yaitu Cireng. Gorengan khas Sunda ini rasanya enak, kenyal-kenyal gitu. Bikin nagih. 😀

Kata ibu Cireng berasal dari kata aci goreng. Tadinya ibu sudah menyiapkan daun bawang sebagai campuran selain bumbu penyedap. Tapi aku tidak suka, baunya nggak enak. Terpaksa irisan daun bawang tadi tidak jadi dicampurkan, jadi cuma pakai bumbu penyedap saja.

dikasih air, diaduk terus dibentuk

dikasih air, diaduk terus dibentuk

Setelah tepung aci dimasukkan ke wadah, ibu memberikan Continue reading