Menyelesaikan Tugas Menggambar Dan Membuat Bangun Datar

Pelajaran jam pertama di sekolah hari ini adalah Matematika. Sekarang sudah masuk pembelajaran terakhir (pembelajaran 5) tentang bangun datar. Setelah selesai menjelaskan tentang bangun datar, kemudian ibu Yuli memberi tugas kepada kami untuk menggambar dan membuat bangun datar. Kami disuruh menggambar ruangan (dapur, kamar tidur dan lain-lain) di buku gambar kemudian membuat bangun datar yang sesuai dengan isi ruangan tersebut dengan menggunting kertas lipat lalu menempelkannya di gambar. Karena persedian kertas lipat di loker banyak yang habis dan juga banyak yang belum selesai mengerjakan, maka tugas menggambar dan membuat bangun datar di jadikan PR (Pekerjaan Rumah).

gambarnya berantakan

gambarnya berantakan

Dan inilah hasilnya. Aku menggambar ruangan kamar tidurku, lengkap dengan meja belajar kesayanganku. Kata ibu ku bagus loh, yang penting sudah ada bangun datarnya. Tinggal dikumpulkan besok. 😀

Akhirnya, Dapat Juga Pensil Dermatograph Warna Hitam

Sebelumnya pernah aku ceritakan disini, kalau aku mau membeli pensil dermatograph. Buat apa sih? ya buat menulis & menggambar. Kenapa pakai pensil dermatograph? karena kata ibu Yuli guru kelasku, pensil ini bisa untuk menggambar bukan hanya di kertas saja, tapi bisa di plastik, kayu, keramik, dan kaca. Jadi, nanti kalau sewaktu-waktu ada tugas ketrampilan dengan media plastik atau keramik pensil ini bisa digunakan. Selain itu aku juga jadi tahu apa itu pensil dermatograph.

DermatografDermatograf adalah jenis pensil dengan inti tebal dan diselimuti gulungan kertas yang menggantikan kayu yang biasa digunakan di pensil biasa. Awalnya digunakan untuk menulisi kulit, namun kemudian juga populer untuk menulisi kaca, keramik, logam, vinil, selofan, plastik, hingga kulit. Pensil ini tidak perlu diraut, cukup dengan merobek kertas pembungkusnya sedikit demi sedikit. Karena tidak diraut, biasanya ujungnya tumpul. (wikipedia)

Kebetulan, pulang sekolah tadi bapak mampir dulu ke toko alat tulis di Gerlong Girang (daerah AA Gym) untuk membeli buku. Jadi sekalian aku ngomong sama bapak minta dibeliin Continue reading