Ketan Jali, Salah Satu Menu Sarapan Murah Meriah Selain Bubur Mbah Sri

Ketan jali, salah satu menu sarapan murah meriah selain bubur mbah Sri. Harga 1 bungkusnya cuma seribu dan itu sudah membuat perut tidak keroncongan lagi. Ketan jali ini biasanya dijajakan oleh mbak Sulas, penjual sayur langganan ibu.

Jali (Coix lacryma-jobiL.), merupakan sejenis tumbuhan biji-bijian (serealia) tropika dari suku padi-padian atau Poaceae. Asalnya adalah Asia Timur dan Malaya namun sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Beberapa varietas memiliki biji yang dapat dimakan dan dijadikan sumber karbohidrat dan juga obat. Bulir yang masak terbungkus struktur yang keras, berbentuk oval dan berwarna putih. (wikipedia)

Aku sendiri belum pernah lihat pohonnya. Bapak pernah cerita kalau dulu waktu bapak kecil suka mainan jali, biasanya disetiap pekarangan rumah suka ada. Jali itu dirangkai dengan benang jahit dijadikan gelang dan tasbih. Kalau sekarang sudah susah untuk menemukannya, mungkin didaerah tertentu saja.

ketan jali

ketan jali

Ketan jali ini rasanya kayak beras ketan, dengan butiran-butiran yang lebih besar. Rasanya manis enak dengan toping parutan kelapa dicampur gula merah. Mantap deh pokoknya.

Cuaca Di Temanggung Dingin Banget

Sudah hampir satu minggu ini aku di Temanggung, tepatnya di Kemloko . Udaranya sejuk, karena masih banyak banget pohon-pohon yang tumbuh disekitar pekarangan rumah.

Melaksanakan ibadah puasa disini juga menyenangkan. Karena cuaca sejuk jadi tidak terlalu merasa haus. Tapi kalau pagi hari udaranya dingin pakai banget. Saat wudhu mau sholat subuh, airnya dingin seperti es.

Pagi hari sekitar jam 7 aku biasanya berjemur sama bapak. Saat bernafas, ada uap yang keluar dari hidung, seperti asap yang keluar dari orang yang merokok meskipun tidak terlalu tebal.

Pokoknya dingin bingit. Brrrr….

Posted from WordPress for BlackBerry.