Review Zanana Chips. Keripik Pisang Kekinian

Makan keripiknya (oleh-oleh dari Bandung) sudah satu bulan yang lalu, tapi ulasannya baru sekarang. Nggak apa-apa ya, masih ingat kok rasanya gimana. Hmm…jadi pengen yang rasa coklat lagi deh. 😀

Ada 5 macam rasa Zanana Chips yang dibawa pulang bapak untuk oleh-oleh buat aku. Cocholate, Milk Creamy, Green Thai Tea, Smoked Beef, dan Classy Spicy. Yang pertama aku icip adalah yang rasa coklat tentunya, dan aku langsung suka. Buka lagi yang milk creamy, menurutku kok rasanya aneh, susu banget, mending minum susunya deh. Aku cuma icip beberapa saja, kemudian aku kasih ke Mak’e.

Zanana Chips 5 Rasa

Zanana Chips 5 Rasa

Besoknya pulang dari sekolah aku buka yang classy spicy. Ini yang enak, rasanya gurih-gurih pedes, dan jadi temen nonton acara Continue reading

Ampo, Camilan Khas Dari Tuban

Beberapa hari yang lalu aku menonton acara Si Bolang (Bocah Petualang) di salah satu stasiun TV swasta. Saat itu megisahkan tentang Si Bolang dari Jawa Timur, tepatnya daerah Tuban. Acaranya seperti biasa, tentang kegiatan meraka sehari-hari. Dan salah satu kegiatan mereka yang membuat aku heran adalah saat mereka membantu mengolah tanah liat untuk dijadikan camilan, namanya ampo. Aneh kan? tanah kok dimakan, rasanya gimana ya? Jadi penasaran.

Ampo adalah makanan yang terbuat dari tanah liat (orang setempat menyebutnya lempung) tanpa ada campuran bahan lain. Biasa dikonsumsi sebagai makanan ringan atau camilan. Masyarakat setempat percaya, bahwa dengan mengkonsumsi ampo dapat menguatkan sistem pencernaan, juga sebagai obat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit. Bahkan wanita yang sedang hamil juga gemar makan camilan ini.

diuleni terus diserut

diuleni terus diserut

Cara membuat ampo kelihatannya sangat mudah. Tanah yang digunakan sebagai bahan baku membuat ampo tidak boleh sembarangan, melainkan harus berjenis tanah liat yang Continue reading

Hari Ini Semua Siswa Kelas 2A Ke Perpustakaan Sekolah

Kegiatan belajar mengajar di sekolah hari ini masih melanjutkan tugas hari Senin yaitu mewarnai. Teman sebangku aku si Ahmad tidak masuk, dia lagi sakit. Jadi tugas mewarnai bersama kemarin aku selesaikan sendiri, cuma tinggal sedikit lagi.

Setelah semua tugas mewarnai selesai dan dikumpulkan, ibu Yuli menyuruh para siswa untuk pergi ke perpustakaan. Dengan senang hati, aku dan teman-teman berjalan ke perpustakaan sekolah. Seperti biasa setelah melepas sepatu dan mengucapkan salam, kami bergegas mencari buku yang kami suka.

buku dari perpustakaan sekolah

buku dari perpustakaan sekolah

Buku yang aku pinjam kali ini adalah buku cerita tentang detektif cilik. Mengisahkan tentang kejadian Continue reading