Malam Terakhir Rawat Inap Di RSAU dr. M. SALAMUN

Hari ini adalah malam terakhir ibu rawat inap di Ruang Merpati RSAU dr. M. SALAMUN.  Kata dokter sore tadi, ibu besok sudah boleh pulang alias rawat jalan. Soalnya sudah tidak mual muntah lagi, dan yang pasti setiap makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu tidak dimuntahkan lagi.

Infus terakhir malam ini beda dengan biasanya yang berwarna bening. Malam ini infus ibu berwarna keunguan, kayak sirup anggur. Kata suster yang tadi mengganti infus, cairan yang disuntikkan ke dalam labu infus adalah vitamin. Biar stamina ibu cepet pulih.

cairan infusnya berwarna

cairan infusnya berwarna

Untuk antisipasi mual nanti di rumah, katanya ibu tadi sudah ngomong sama dokter untuk dibuatkan resep obat anti mual. Besok, sekalian pulang resep obat anti mual bisa diambil dibagian administrasi, kemudian menebusnya di apotek rumah sakit. Sehat terus ya ibu dan calon adik aku, jangan balik rawat inap lagi. Aamiin.

Belajar UKK/UAS Di Ruang Merpati RSAU dr. M. SALAMUN

Besok UKK/UAS terakhir. Sejak kemarin aku belajar UKK/UAS sambil menunggu ibu di Ruang Merpati (khusus kandungan) di RSAU dr. M. SALAMUN. Jadwal ujian besok adalah Bahasa Sunda dan Bahasa Inggris.

Aku mengerjakan soal-soal yang sudah di print sama bapak yang di dapat dari internet. Soal pilihan ganda dan esai. Aku naik ke tempat tidur pasien dan menggunakan meja makan untuk mengerjakan soal-soal. Tidak ada teguran dari suster dan petugas yang tiap kali mengecek keadaan ibu dan mengganti infus. Mungkin mereka merasa kasihan. 😀

belajar di rumah sakit

belajar di rumah sakit

Karena tidak ada keluarga disini, terpaksa aku harus ikut nungguin ibu dan bermalam di rumah sakit. Tidak apa-apa, tenang saja, karena ada bapak yang selalu bisa aku andalkan dan yang penting ibu segera sehat. Aamiin.

Menunggu Ibu Rawat Inap Di Rumah Bersalin

Hari sabtu tgl 30 Mei 2015, ibu terpaksa harus rawat inap. Kondisi ibu lemah karena kurangnya cairan gara-gara mual dan muntah terus. Sebelumnya aku tidak tahu kalau ibu mau rawat inap, soalnya pagi hari saat aku mau berangkat sekolah ibu masih tiduran di kasur. Kata bapak, setelah mengantar aku ke sekolah kemudian bapak mengantar ibu untuk periksa ke Rumah Bersalin di daerah Gerlong Hilir. Katanya sampai disana tidak ada dokter yang praktek (jadwal senin sampai jumat), sementara bidan yang biasa menangani juga kebetulan sedang keluar kota. Jadinya pagi hari itu cuma daftar, ngecek tekanan darah (tensi), timbang badan dan dicek seadanya sama suster jaga. Dan disuruh datang lagi habis maghrib, katanya bidan yang bisa membantu dijadwalkan sudah datang dari luar kota.

sudah ditambah obat anti mual

sudah ditambah obat anti mual

Setelah isya kita berangkat ke Rumah Bersalin untuk mengantar ibu agar mendapat perawatan secepatnya. Karena pagi sudah daftar dan dicek, sampai disana langsung diarahkan ke ruang istirahat dengan kelas yang dipilih sama bapak (yang murah 😀 ). Kemudian di cek lagi Continue reading