Bubur Mbah Sri, Menu Sarapan Murah Meriah

Ngomongin makanan lagi. Seperti yang pernah aku ulas disini, tentang sarapan pagi yang dibuatkan sama bapak. Kali ini ngomongin sarapan pagi dengan harga murah meriah dan yang pasti enak. Sudah menjadi kebiasaan bapak kalau mudik pasti membeli sarapan di tempat mbah Sri, neneknya Toni temanku. Meskipun tidak setiap hari.

bubur mbah Sri + gorengan

Kenapa aku bilang murah meriah? Karena hanya dengan uang Rp.2000,- sudah bisa menyantap bubur yang enak dengan sayur tahu kuah yang gurih (bisa juga memilih sayur tahu tempe cabe hijau yang pedas atau campuran keduanya) ditambah 1 tempe kemul dan 1 tahu susur, menjadi pelengkap untuk menikmati bubur. Harga buburnya Rp.1000,- dan gorengannya Rp.500,-/pcs. Opo ora murah tenan nek koyo ngono kuwi, dengan porsi bubur yang lumayan bikin kenyang. Tambah mantab lagi karena dibungkus dengan daun pisang. Nyam..nyam.

 

Susah Senang Makan Gorengan

“Susah senang makan gorengan, asal jangan sering-sering” itu kata bapak, saat pulang dari membeli gorengan deket minimarket Gerlong Hilir, ada-ada saja ya. 😀

Minggu pagi kali ini kita tidak kemana-mana, anteng saja di rumah nonton film kartun sambil makan gorengan. Minumnya? cukup air putih ngambil sendiri-sendiri dari dispenser.

cukup untuk bertiga

cukup untuk bertiga

Dengan uang Rp. 8.000,- sudah dapat gorengan satu piring (kalau di taruh di mangkok ya jadi satu mangkok 😛 ), yaitu pisgor (pisang goreng), ubi goreng, dan tempe kemul dengan bonus cengek (cabai rawit hijau) 5 buah. Lumayan untuk mengganjal perut.

Dengan mengucap Bismillah dan hap…hap. Semangat menikmati.