Topeng Ireng

Sore ini sehabis mandi aku nonton topeng ireng di dusun Jurang desa Kemloko. Acara ini mungkin untuk menyambut pergantian tahun, karena setahuku di dusun Jurang sedang tidak ada hajatan.

Topeng Ireng adalah satu bentuk tradisi seni pertujukan yang berasimilasi dengan budaya lokal Jawa Tengah. Topeng Ireng yang juga dikenal sebagai kesenian Dayakan[1] ini adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru yang merupakan hasil metamorfosis dari kesenian Kubro Siswo.[2] (wikipedia)


Kalau tidak salah baca di banner yang ada di panggung tadi ada tulisan “Satrio Manunggaling Budoyo” grup seni topeng ireng dari dusun Jurang. Sebelum acara selesai aku sekeluarga beranjak pulang. Keburu maghrib.

Eh iya…selamat tahun baru 2017 semuanya. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Advertisements

Pawai Budaya Hari Jadi Kabupaten Temanggung

Pawai budaya hari jadi kabupaten Temanggung. Hari ini adalah acara terakhir pesta rakyat untuk memperingati hari jadi kabupaten Temanggung yang ke 182. Acaranya dimulai jam 8 pagi dan aku terlalu siang datang ke acaranya.

Jam 10 kita (aku, bapak, ibu dan adik rafif) baru sampai dilokasi. Ternyata bukan pawai arak-arakan tapi festival budaya yang dipertunjukkan di beberapa titik di sepanjang jalan Temanggung kota.


Sebagian titik tempat pertunjukan sudah banyak yang beres-beres alias sudah pada mau pulang. Kita berjalan dari pasar menuju alun-alun. Desepanjang jalan ada beberapa pertunjukan seni yang masih dipertontonkan dan kebanyakan adalah kuda lumping dan topeng ireng. 

Sampai di alun-alun acara disana sudah bubar, sepertinya habis ada pertunjukan reog. Ya sudah, kita duduk-duduk saja disana sambil menikmati es kopi dan somay yang dijajakan di alun-alun. Selepas adzan zuhur kita beranjak pulang.